Cara Untuk Mengurangi, Menggunakan Kembali, dan Mendaur Ulang Musim Liburan Ini

Pencemaran lingkungan melalui sampah menjadi masalah serius dan cukup berat. Perlu ada solusi nyata untuk menanggulanginya. Seperti, mengurangi konsumsi pemakaiannya. Langkah ini dinilai cukup strategis dan seharusnya mudah untuk dilakukan.

Hanya saja, sistem pengurangan tersebut harus diketahui dengan jelas. Mungkin, dengan membeli keranjang belanja atau kantong yang bisa digunakan untuk menaruh berbagai macam barang pembelian. Dengan begini konsumsi plastik bisa ditekan sedemikian rupa. Tetapi, ada masalah lain mengapa sulit dilakukan yaitu harganya mahal. Memang harus diakui selisihnya cukup tinggi walaupun, sebenarnya untuk membelinya Anda mampu.

Source Image: unsplash @bernardhermant

Tenang, masih ada langkah lain mengatasi permasalahan percabangan tersebut dengan memanfaatkan barang bekas. Contohnya, Anda punya tas sobek pasti malu kalau harus digunakan lagi bertemu dengan teman-teman. Bahkan, untuk menjahit dan memakainya kembali saja rasanya kurang nyaman. Pasti ingin beli lagi dan tas tersebut dibuang. Jangan, ditaruh di tempat sampah karena, masih bisa digunakan kembali.

Coba saja tas bekas yang sudah robek dan usang itu dipakai sebagai tempat berbelanja sayuran atau kebutuhan lainnya. Tetapi pastikan dulu untuk membersihkannya jadi, tidak ada lagi cairan yang membahayakan andai saja sayuran masuk ke dalamnya.

Coba Lakukan Daur Ulang Dari Sekarang

Langkah selanjutnya adalah melakukan proses daur ulang. Sebenarnya langkah ini ditempuh tidak harus ditempuh Anda saja Anda bisa mengendalikan diri untuk tidak membeli berbagai macam produk yang akan menghasilkan sampah.

Contohnya, beli berbagai kebutuhan di supermarket. Terkadang barang yang tidak dibutuhkan ikut dibeli. Sehingga, mewajibkan Anda untuk memakai banyak beli plastik hingga akhirnya, mencegah pencemaran lingkungan semakin sulit.

Oleh karena itu, cobalah melakukan daur ulang dari berbagai macam plastik yang sudah terbeli. Ada banyak ide dapat dilakukan mulai dari membuatnya menjadi sandal jepit. Caranya kumpulkan semua kantong plastik kemudian bentuk seperti sebuah rajutan benang. Kemudian, cobalah bentuk menjadi sebuah sandal secara perlahan. Untuk satu sandal saja membutuhkan hampir ribuan plastik.

Source Image: Printerest @revistaartesanato

Jadi setiap kali Anda belanja dan mendapatkannya, jangan langsung dibuang. Tetapi, kumpulkan saja dulu baru dikreasikan. Bahkan, menariknya lagi bisa juga dibuat sebagai tatakan. Mungkin, untuk tambahan bagian bawah sebagai alas vas atau sebagai tempat sampah. Caranya cukup mudah, siapkan kayu bekas, bentuk seperti kantong sampah pada umumnya. Lalu, tambahkan beberapa plastik sesuai dengan kreativitas Anda. Dengan begini, plastik tersebut tidak sempat untuk dibuang begitu saja.

Lalu, bagaimana kalau terkena air atau kotor? Lakukan pembersihan terlebih dulu dengan air kemudian keringkan. Setelah itu, Anda dapat membuatnya menjadi sebuah produk baru.

Tanamkan Pada Diri Soal Lingkungan

Source Image: pexels @daria

Cara selanjutnya kembali ke diri sendiri. Melakukan teknik daur ulang itu sebenarnya mudah. Tetapi, kalau tidak dimulai dari diri sendiri nanti hasilnya akan sulit karena, untuk melakukannya saja malas.

Pada akhirnya sampah menumpuk itu hanya akan dibuang begitu saja ke tempat pembuangan akhir. Oleh karena itu, cobalah tanamkan pada diri sendiri untuk melakukannya sejak sekarang.

Agar tidak menjadi beban yang menumpuk, karena limbahnya terus disimpan begitu saja. Mulai sekarang cobalah membawa semua sendiri dari rumah. Misalnya, mau bungkus makanan usahakan bawa tempat sendiri.

Anda tinggal memberikannya saja atau mengurangi sampah dengan menghabiskan makanan dan jangan sampai ada sisa. Karena, limbah makanan sisa ini mengharuskan anda untuk membuangnya. Kecuali, sudah punya tempat dan akan diolah jadi pupuk.

Terutama saat berada di restoran, ada beberapa orang selalu menyisakan makanannya karena sebuah mitos atau budaya. Usahakan menghilangkan pemikiran tersebut sejak sekarang.

Tidak perlu langkah yang berat atau membutuhkan kerja keras untuk mengatasi sampah. Cukup langkah kecil saja sudah banyak membantu. Termasuk mengajak orang lain agar mengurangi pemakaiannya juga bisa dikategorikan sebagai upaya mengurangi limbah.